Review Film The Incredibles

thefilmtalk.comReview Film The Incredibles – merupakan film superhero kartun pc Amerika tahun 2004 yang dibuat oleh Pixar Animation Studios serta diluncurkan oleh Walt Disney Pictures. Ditulis serta disutradarai oleh Brad Bird, film ini diperankan oleh Craig T. Nelson, Holly Hunter, Sarah Vowell, Spencer Fox, Jason Lee, Samuel L. Jackson, serta Elizabeth Pen. Berlatar tipe pengganti tahun 1960- an, film ini menjajaki Parrs, suatu keluarga bahadur luar biasa yang merahasiakan daya mereka cocok dengan amanat penguasa, serta berupaya buat menempuh kehidupan pinggiran kota yang hening. Kemauan Tn. Incredible buat menolong orang menarik semua keluarga ke dalam peperangan dengan penggemar yang berganti jadi kompetitor yang penuh marah.

Review Film The Incredibles

movies.disney.com

Bird, yang ialah sutradara luar awal Pixar, meningkatkan film itu selaku perpanjangan dari novel novel tahun 1960- an serta film agen rahasia dari era anak- anak serta kehidupan keluarga pribadinya. Ia mengajukan film itu ke Pixar sehabis film box office Warner Bros kecewa dengan fitur pertamanya, The Iron Giant( 1999), serta bawa banyak stafnya buat meningkatkan The Incredibles. Regu kartun ditugaskan buat menganimasikan pemeran yang seluruhnya orang, yang menginginkan pembuatan teknologi terkini buat menganimasikan perinci anatomi orang, busana, dan kulit serta rambut yang realistis. Michael Giacchino menggubah nada orkestra film itu.

Film ini disiarkan kesatu pada 27 Oktober 2004, di BFI London Film Pergelaran serta diluncurkan dengan cara biasa di Amerika Sindikat pada bertepatan pada 5 November 2004. Film ini tampak bagus di box office, meraup$ 633 juta di semua bumi sepanjang pemutaran pentas aslinya. The Incredibles menyambut persetujuan besar dari para komentator serta pemirsa, memenangkan 2 Academy Awards serta Annie Award buat Best Animated Feature. Itu merupakan film kartun awal yang seluruhnya memenangkan Apresiasi Hugo buat Pengajuan Drama Terbaik yang bergengsi. Sekuelnya, Incredibles 2, diluncurkan pada 15 Juni 2018.

Alur  Cerita

Pada 1950- an, pandangan khalayak berputar melawan bahadur luar biasa sebab kehancuran bonus yang diakibatkan oleh pemberantasan kesalahan mereka. Sehabis sebagian desakan hukum, penguasa mengawali Program Relokasi Bahadur Luar biasa, yang memforsir” supers” buat dengan cara permanen menaati bukti diri rahasia mereka serta meninggalkan pemanfaatan mereka.

5 simpati tahun setelah itu dekat medio 1960- an, Bob serta Helen Parr— tadinya diketahui selaku Mr. Incredible serta Elastigirl— serta kanak- kanak mereka, Violet, Dash, serta baby Jack- Jack, merupakan keluarga pinggiran kota yang bermukim di Metroville. Walaupun ia menyayangi keluarganya, Bob memusuhi style hidup pinggiran kota serta profesi kerah putihnya yang biasa- biasa saja. Bersama teman- temannya, Lucius Best, yang dahulu diketahui selaku Frozone, Bob sesekali menghidupkan kembali” hari- hari berkilau” dengan bertugas dalih selaku seseorang bermain juri sendiri.

Sesuatu hari, sehabis mengenali kalau salah satu temannya, yang tadinya diketahui selaku Gazerbeam, lenyap, Bob serta Lucius nyaris terjebak dikala melaksanakan kegiatan sembari berjalan. Keesokan harinya, sehabis atasannya membendungnya mengakhiri penjambretan, Bob kehabisan ketabahan serta menyakiti ia dengan cara tidak terencana memakai daya orang supernya, yang menyebabkan pemecatan Bob. Sekembalinya ke rumah, Bob menyambut catatan film dari seseorang perempuan bernama Mirage, yang memberinya tujuan berbayar buat memusnahkan manusia mesin tentara biadab yang mendekati tripod, Omnidroid, di Pulau Nomanisan yang terasing.

Bob melaksanakan ekspedisi ke pulau itu, di mana ia bertempur serta menonaktifkan manusia mesin dengan mengelabui buat mencabik pangkal tenaganya sendiri. Bob menciptakan aksi serta pendapatan yang lebih besar memudakan. Ia tingkatkan hubungannya dengan keluarganya serta mengawali penataran pembibitan raga yang kencang sembari menunggu kewajiban lain dari Mirage sepanjang 2 bulan ke depan. Menciptakan air mata di seperangkat supernya, beliau mendatangi dalang seragam bahadur luar biasa Edna Bentuk buat membenarkannya. Dengan anggapan kalau Helen ketahui apa yang dicoba Bob, Edna pula membuatkan busana buat badan keluarga yang lain.

Pergi ke Nomanisan sekali lagi, Bob menciptakan Mirage bertugas buat Buddy Pine, mantan penggemar yang tidak puas yang ia dorong selaku kawan karibnya serta saat ini sudah jadi pencipta kejam serta orang dagang senjata banyak di dasar nama lain Syndrome. Sehabis melarikan diri dari marah Syndrome, Bob menciptakan jenazah Gazerbeam di suatu terowongan, dengan refleksi membidik ke catatan di bilik: KRONOS.

Bob memakai tutur itu buat menyelinap ke pc Syndrome serta mengenali kalau Syndrome sudah melengkapi Omnidroid dengan memperkerjakan bahadur luar biasa yang berlainan semacam Gazerbeam buat melawannya, menewaskan mereka dalam prosesnya. Syndrome berarti mengirim Omnidroid yang sudah disempurnakan ke Metroville, di mana ia hendak dengan cara bisik- bisik memalsukan kontrolnya buat mengalahkannya di depan biasa, jadi” bahadur” sendiri. Ia setelah itu hendak menjual penemuannya alhasil seluruh orang dapat jadi” luar biasa”, menghasilkan bahadur luar biasa yang sesungguhnya tidak bermanfaat.

Helen mendatangi Edna serta menekuni apa yang sudah dicoba Bob. Ia mengaktifkan suar yang dipasang Edna ke dalam busana buat menciptakan Bob, dengan cara tidak terencana menimbulkan ia dibekuk dikala menyelinap ke markas Syndrome. Elastigirl meminjam pesawat individu buat melaksanakan ekspedisi ke Nomanisan. Ia mengenali kalau Violet serta Dash sudah berangkat, meninggalkan Jack- Jack dengan penjaga Kari. Transmisi radio Helen dibekuk oleh Syndrome, yang mengirimkan peluru kendali antipesawat buat menembak jatuh Helen. Pesawat sirna, tetapi Helen serta kanak- kanak bertahan serta memakai daya mereka buat menggapai pulau itu. Helen menyelinap ke pos serta menciptakan konsep Syndrome.

Tidak puas dengan ketidakpedulian Syndrome kala hidupnya rawan, Mirage melepaskan Bob serta berikan ketahui ia mengenai kesinambungan hidup keluarganya. Helen tiba serta berlomba- lomba dengan Bob buat mencari kanak- kanak mereka. Pengawal Syndrome mengejar Dash serta Violet, yang menangkis mereka dengan daya mereka saat sebelum bersuatu kembali dengan orang berumur mereka. Syndrome membekuk mereka seluruh, meninggalkan keluarga itu dalam bui dikala ia menjajaki roket yang mengangkat Omnidroid ke Metroville.

The Incredibles melarikan diri ke Metroville dengan roket lain dengan dorongan Mirage. Sebab intelek buatannya yang mutahir, Omnidroid mengidentifikasi Syndrome selaku bahaya untuk dirinya sendiri serta memicu remote control di pergelangan tangan Syndrome, buatnya tidak sanggup mengendalikannya serta buatnya pingsan. The Incredibles serta Lucius melawan Omnidroid bersama. Helen mendapatkan remote control, membolehkan Bob memakai salah satu cakar manusia mesin buat memusnahkan pangkal tenaganya.

Kembali ke rumah, Incredibles menciptakan Syndrome, yang berencana buat menculik Jack- Jack serta membesarkannya selaku kawan karibnya sendiri buat membalas marah. Dikala Syndrome melambung mengarah jetnya, daya luar biasa Jack- Jack sendiri terkabul serta ia lulus dari Syndrome di hawa. Helen membekuk Jack- Jack, serta Bob melontarkan mobilnya ke pesawat Syndrome dikala ia menaikinya. Syndrome terhirup ke turbin jet dengan jubahnya sendiri serta pesawat meledak. 3 bulan setelah itu, The Incredibles melihat kehadiran supervillain the Underminer. Mereka mengenakan masker superhero mereka, sedia mengalami bahaya terkini bersama- sama selaku suatu keluarga.

Aktor suara

*Craig T. Nelson selaku Bob Parr atau Mr. Incredible, suami Helen, mempunyai daya luar biasa.
*Holly Hunter selaku Helen Parr atau Elastigirl, istri Bob yang mempunyai keahlian buat meregangkan badannya semacam karet.
*Sarah Vowell selaku Violet Parr, anak tertua Parrs, yang dapat jadi tidak nampak serta menciptakan perisai daya yang kuat hantaman.
*Spencer Fox selaku Dashiell” Dash” Parr, anak kedua Parrs, mempunyai kecekatan luar biasa.
*Eli Fucile serta Maeve Andrews selaku Jack- Jack Parr, bocah pria Parrs.
*Jason Lee selaku Buddy Pine atau IncrediBoy atau Syndrome, Mr. Incredibles fan- turn- supervillain, yang memakai kecakapan ilmiahnya buat tingkatkan kemampuannya.
*Samuel L. Jackson selaku Lucius Best atau Frozone, kawan Bob, yang bisa membuat es dari kelembaban.
*Elizabeth Pen selaku Mirage, tangan kanan perempuan Syndrome.
*Brad Bird selaku Edna” E” Bentuk, dalang pakaian buat Supers.
*Teddy Newton selaku Pencerita Newsreel, mengikuti deskripsi pergantian pandangan khalayak dari Supers.
*Jean Sincere selaku Ny. Hogenson, seseorang perempuan berumur pada siapa Bob berbohong menyangkal klaim asuransi.
*Bud Luckey selaku Rick Dicker, seseorang agen penguasa yang bertanggung jawab buat merahasiakan Parrs.
*Wallace Shawn selaku Gilbert Huph, atasan Bob yang mengurangkan.
*Lou Romano selaku Bernie Kropp, guru Dash.
*Michael Bird selaku Tony Rydinger, bunga cinta Violet.
*Dominique Louis selaku Bomb Voyage, penjahat luar biasa Prancis yang memakai materi peledak.
*Bret Parker selaku Kari, penjaga Jack- Jack.
*Kimberly Adair Clark selaku Honey, istri Frozone.
*John Ratzenberger selaku The Underminer, penjahat luar biasa mendekati tikus tanah.

Produksi

Penulisan

The Incredibles selaku suatu rancangan bertepatan pada kembali ke 1993 kala Bird membuat coretan keluarga sepanjang titik yang tidak tentu dalam pekerjaan filmnya. Permasalahan individu sudah menyerap ke dalam narasi dikala mereka memberati dirinya dalam hidup. Sepanjang durasi ini, Bird sudah memaraf perjanjian penciptaan dengan Kartun Fitur Warner Bros serta lagi dalam cara memusatkan fitur pertamanya, The Iron Giant.

Mendekati umur catok berumur serta mempunyai harapan yang besar buat pembuatan filmnya, Bird merenungkan apakah tujuan pekerjaannya bisa digapai cuma dengan harga kehidupan keluarganya. Ia melaporkan,” Dengan cara siuman, ini cuma film lucu mengenai bahadur luar biasa. Tetapi aku pikir apa yang terjalin dalam hidup aku tentu disaring ke dalam film.” Sehabis kekalahan box office The Iron Giant, Bird terpikat pada filmnya. narasi superhero.

Ia membayangkannya selaku hidmat pada novel novel tahun 1960- an serta film agen rahasia semenjak era kecilnya serta ia awal mulanya berupaya mengembangkannya selaku kartun sel 2D. Kala The Iron Giant jadi bom box office, ia tersambung kembali dengan sahabat lama John Lasseter di Pixar pada Maret 2000 serta mengajukan ilham ceritanya kepadanya. Bird serta Lasseter silih tahu semenjak tahun- tahun kuliah mereka di CalArts pada 1970- an. Lasseter dijual atas ilham itu serta memastikan Bird buat tiba ke Pixar, di mana film itu hendak terbuat dalam kartun pc. Sanggar itu memublikasikan kontrak multi- film dengan Bird pada 4 Mei 2000.

The Incredibles ditulis serta disutradarai seluruhnya oleh Brad Bird, suatu penyimpangan dari penciptaan Pixar tadinya yang umumnya mempunyai 2 ataupun 3 sutradara serta banyak pengarang skrip dengan riwayat bertugas buat industri. Tidak hanya itu, ini hendak jadi film awal industri yang seluruh cirinya merupakan orang. Bird tiba ke Pixar dengan barisan badan keluarga dalam narasi itu yang sukses: seseorang papa serta bunda, keduanya mengidap darurat catok berumur si papa; seseorang wanita anak muda pemalu; anak pria dewasa 10 tahun yang sombong; serta seseorang bocah.

Baca Juga : Review Film Captain America: The First Avenger

Sepanjang penciptaan, Hayao Miyazaki dari Sanggar Ghibli mendatangi Pixar serta memandang lilitan narasi film itu. Kala Bird menanya apakah lilitan itu masuk ide ataupun apakah itu cuma” omong kosong Amerika,” jawab Miyazaki, lewat seseorang juru bahasa,” Aku pikir itu merupakan perihal yang amat menantang yang Kamu coba jalani dalam film Amerika.”

Syndrome awal mulanya ditulis selaku kepribadian minor yang melanda Bob serta Helen di dini film, cuma mati dalam dentuman yang memusnahkan rumah Parrs( dalam tipe ini, The Smiths), namun ia dijadikan antagonis penting sebab kreator film menyukainya lebih dari kepribadian Xerek, yang dimaksudkan buat penuhi kedudukan itu. Kepribadian Snug yang dibawa ucapan Helen di telepon di film terakhir dimaksudkan buat melayangkan Helen ke Pulau Nomanisan serta mati, namun ia dipindahkan dari posisi itu kala Lasseter menganjurkan supaya Helen melayangkan pesawat itu sendiri.

Animation

Sehabis Pixar menyambut cetak biru itu, Brad Bird dimohon buat bawa timnya sendiri buat penciptaan. Ia membesarkan golongan inti banyak orang yang bertugas dengannya di The Iron Giant. Sebab itu, banyak bintang film 2- D yang wajib berpindah ke 3- D, tercantum Bird sendiri. Bird ditemui bertugas dengan CGI” amat gampang dibangun” dengan metode yang tidak dipunyai kartun konvensional, mengatakan keahlian kamera buat dengan gampang mengganti ujung dalam segmen khusus” amat gampang menyesuaikan diri”.

Ia menciptakan bertugas dalam kartun pc” susah” dengan metode yang berlainan dari bertugas dengan cara konvensional, menciptakan fitur lunak” mutahir serta tidak sangat ramah.” Bird menulis dokumen tanpa mengenali batas ataupun permasalahan yang berjalan bersamaan dengan alat kartun pc. Akhirnya, ini jadi film sangat lingkungan buat Pixar. Kepribadian film ini didesain oleh Tony Fucile serta Teddy Newton, yang dibawa Bird dari Warner Bros.

Semacam mayoritas film kartun pc, The Incredibles mempunyai rentang waktu satu tahun membuat film dari dalam ke luar: memodelkan bagian luar serta menguasai pengawasan yang hendak melatih wajah serta badan— pelafalan kepribadian— apalagi saat sebelum kartun dapat diawali. Bird serta Fucile berupaya menekankan mutu grafis kartun 2- D yang baik pada regu Pixar, yang tadinya cuma bertugas di Centigram. Bird berupaya buat memasukkan pengajaran dari 9 Orang Berumur Disney kalau kerabat kerja di Pixar” tidak sempat betul- betul menekankan”.

Buat badan kerabat kerja teknis, kepribadian orang film itu memunculkan serangkaian tantangan yang susah. Narasi burung dipadati dengan bagian yang susah dianimasikan dengan CGI dikala itu. Orang dengan cara besar dikira selaku perihal yang sangat susah buat dieksekusi dalam kartun. Animator Pixar mengabadikan diri mereka berjalan buat lebih menguasai aksi orang yang pas.

Menghasilkan pemeran yang seluruhnya orang menginginkan teknologi terkini buat menganimasikan perinci anatomi orang, busana, dan kulit serta rambut yang realistis. Walaupun regu teknis mempunyai pengalaman dengan rambut serta kain di Monsters, Inc.( 2001), jumlah rambut serta kain yang diperlukan buat The Incredibles belum sempat dicoba oleh Pixar sampai dikala ini.

Tidak hanya itu, Bird tidak hendak mentolerir kompromi untuk kesahajaan teknis. Bila regu teknis di Monsters, Inc. sudah ajak sutradara Pete Docter buat menyambut kuncir pada Boo buat membuat rambutnya lebih gampang dianimasikan, kepribadian Violet wajib mempunyai rambut jauh yang menutupi mukanya; pada faktanya, ini ialah bagian integral dari cirinya.

Rambut jauh Violet, yang amat susah dianimasikan, terkini sukses dianimasikan menjelang akhir penciptaan. Tidak hanya itu, animator wajib menyesuaikan diri dengan mempunyai rambut di dasar air serta tertiup angin. Disney awal mulanya sungkan membuat film sebab permasalahan ini, berasumsi kalau film live- action hendak lebih digemari, namun Lasseter membantahnya.

The Incredibles tidak cuma menanggulangi kesusahan dalam menganimasikan orang Centigram, namun pula banyak komplikasi yang lain. Narasi ini lebih besar dari narasi tadinya di sanggar, lebih lama dalam durasi tayang, serta mempunyai 4 kali jumlah posisi. Pengawas teknis ketua Rick Sayre menulis kalau perihal tersulit mengenai film ini merupakan kalau tidak terdapat” perihal yang sangat susah”, merujuk pada jumlah tantangan teknis terkini: api, air, hawa, asap, uap, serta dentuman seluruh bonus buat yang terkini. kesusahan bertugas dengan orang.

Bentuk badan film tidak bisa dipetakan semacam fitur Pixar tadinya, serta itu jadi candaan untuk regu. Sayre berkata kalau regu itu mengadopsi” Alpha Omega”, di mana satu regu berhubungan dengan pemodelan gedung, bayang- bayang, serta aturan posisi, sedangkan yang lain menanggulangi kamera akhir, pencerahan, serta dampak.

Regu lain, dinamai” regu kepribadian,” mengukir dengan cara digital, mencurangi, serta menaungi seluruh kepribadian, serta regu imitasi bertanggung jawab buat meningkatkan teknologi imitasi buat rambut serta busana. Paling tidak terdapat 781 bidikan dampak visual dalam film itu, serta kerap kali itu merupakan candaan visual, semacam jendela sirna kala Bob dengan marah menutup pintu mobil. Tidak hanya itu, regu dampak tingkatkan pemodelan awan mereka, memakai rendering volumetrik buat awal kalinya.

Baca Juga : Daftar Pemain dan Alur Cerita Film Joker

Kulit kepribadian mendapatkan tingkatan realisme terkini dari teknologi buat menciptakan yang diketahui selaku” hamburan dasar dataran.” Tantangan tidak menyudahi dengan memodelkan orang. Bird menyudahi kalau dalam bidikan mendekati akhir film, bocah Jack- Jack wajib menempuh serangkaian alih bentuk, serta dalam salah satu dari 5 yang direncanakan, beliau hendak mengganti dirinya jadi sejenis goo. Ketua teknis, yang mengestimasi menghabiskan 2 bulan ataupun apalagi lebih lama buat melakukan dampak goo, mencuri jam bernilai dari penciptaan yang sudah merambah langkah akhir serta sangat kritis, mengajukan petisi pada produser film, John Walker, buat dorongan.

Bird, yang sudah bawa Walker dari Warner Bros. buat melakukan cetak biru itu, pada awal mulanya tidak tergoyahkan, namun sehabis berdebat dengan Walker dalam sebagian pertemuan yang diwarnai cacian sepanjang 2 bulan, Bird kesimpulannya berserah. Bird pula bersikukuh kalau storyboard memastikan penghentian aksi kepribadian, pencerahan, serta kamera, yang tadinya diserahkan pada unit lain dari storyboard.

Bird membenarkan kalau beliau” membuat dengkul[studio] bergetar sebab bobot” The Incredibles, namun mengatakan film itu selaku” fakta kemampuan animator di Pixar,” yang memuja- muja tantangan yang ditimbulkan film itu. Ia mengenang,” Pada dasarnya, aku tiba ke suatu sanggar yang bagus, membuat khawatir banyak orang dengan berapa banyak hadiah yang aku mau buat Natal, serta setelah itu memperoleh nyaris seluruh yang aku memohon.”