Review Film All the President’s Men (1976)

Review Film All the President’s Men (1976)

All the President’s Men (1976) adalah sebuah film lawas yang juga menceritakan kejadian yang sudah lama berlalu. Kejadian ini disebut dengan Watergate yaitu sebuah kejadian yang melibatkan skandal politik untuk merugikan partai demokrat yang dilakukan oleh Richard Nixon yang merupakan kandidat dari partai Republikan. Skandal politik ini telah membuat krisis dalam dunia politik di Amerika dan mengacaukan negara tersebut di tahun 1970. Permasalahan ini berawal dari penangkapan 5 orang yang terlibat dalam usaha penyadapan di area perkantoran Komite Nasional Demokrat.

Berdasarkan kejadian tersebut Washington Post segera menyuruh dua orang bernama Carl Bernstein dan Bob Woodward yang juga merupakan anggota agen sbobet terpercaya untuk mengungkap permasalahan tersebut. Dalam waktu yang sangat singkat cerita ini segera mengarah pada aktivitas ilegal presiden yang pada saat itu sedang dijabat oleh Richard Nixon seorang kader dari partai Republican. Film ini membahas fokus yang relatif singkat dimulai dari berawalnya kejadian tersebut pada 17 Juni tahun 1972 sampai pada masam pemilihan kembali Presiden Richard Nixon pada tahun yang sama.

Hal-hal yang menarik ditemukan dalam film ini adalah sebuah sumber rahasia yang diperoleh Woodward dikenal dengan nama Deep Throat. Sumber ini sebenarnya adalah Mark Felt yang pada saat itu merupakan Deputy Director untuk FBI. Kemudian proses yang dilalui dalam membahas kasus ini cukup menarik untuk diamati. Beberapa review mengatakan bahwa film ini telah berhasil memajang kelihaian dan kelicikan seorang wartawan pada saat melakukan pekerjaannya. Karena banyaknya informasi yang didapatkan dan diolah selama proses kejadian banyak orang yang mengalami kegagalan fokus pada acting dan seni peran aktor di dalam film ini.

Film ini merupakan salah satu pilihan film yang fenomenal karena pembuat film sengaja mencari waktu yang tepat untuk meluncurkan berita yang menghebohkan ini menjadi film dan hal ini ternyata harus berjalan selama 2 tahun. Pertimbangan peluncuran di tahun 1974 sebenarnya juga merupakan sifat dari konten yang sangat sensitif sehingga cukup berbahaya jika harus dibahas pada saat krisis politik tersebut. Setelah dua tahun di tahun 1974 film ini kemudian di rilis untuk memberikan pandangan mendalam mengenai kejadian sebenarnya di balik peristiwa Watergate.

Review Film All the President's Men (1976)

Kejadian di dalam film ini sebenarnya merupakan kisah nyata perjuangan wartawan yang masih tergolong baru di Washington Post hingga mencapai popularitas dengan mengungkap skandal besar Watergate. Banyaknya orang dan instansi yang terlibat di dalam skandal ini berhasil ditelusuri satu persatu sehingga pada akhirnya permasalahan Watergate menjadi nyata dan jelas. Nixon pada saat itu memang tidak memiliki tempat untuk melarikan diri. Selain itu berbagai tindakan pengintaian yang juga diprakarsainya pada akhirnya ikut terungkap seiring dengan terungkapnya kasus Watergate ini.

Tertarik Dengan Dunia Jurnalisme? Tonton Film Hollywood Bertemakan Jurnalisme Ini
Blog Film Media Review Film

Tertarik Dengan Dunia Jurnalisme? Tonton Film Hollywood Bertemakan Jurnalisme Ini

Anda tertarik dengan dunia jurnalisme? Ingin jadi jurnalis? Atau hanya sekedar penasaran tentang tugas-tugas yang dikerjakan jurnalis, bagaimana para jurnalis menjalani hidupnya dan tantangan apa saja yang dihadapi para jurnalis diluar sana dalam membuat dan menyajikan berita-berita terhangat yang biasa kita baca di koran atau nonton ditelevisi. Film-film berikut ini berkisah tentang kegigihan para jurnalis dalam menyampaikan kebenaran berita ditengah tantangan-tantangan yang mereka hadapi disetiap situasinya.
1. The Hunting Party
Film ini ditulis dan disutradarai oleh Rhicard Shepard dan diproduseri oleh Mark Jhonson dkk dengan latar belakang tragedi pemusnahan etnis muslim Bosnia tahun 1992 hingga 1995 dan pecahnya negara Yugoslavia. Reporter TV Amerika Serikat Duck dan Simon Hunt menjadi peran utama dalam film ini yang misinya adalah berburu penjahat. The Hunting Party dirilis pada tahun 2007.

Film bergenre action yang satu ini bercerita tentang Simon Hunt seorang jurnalis perang veteran bergaya eksentrik yang berasal dari Amerika Serikat. Ia pergi ke Yugoslavia untuk berburu penjahat perang yang sangat sulit ditemukan bahkan oleh pasukan NATO atau pun Amerika Serikat. Ia tak sendirian berburu penjahat yang dijuluki Fox itu, ia di temani sahabatnya Duck dan Benjamin Strauss.

2. Kill The Messenger
Kill The Messenger dirilis ada tahun 2014. Ceritanya diangkat dari novel karya Nick Shou yang berjudul ”Kill The Messenger” dan novel “Dark Aliance” karya Gerry Web yang ditulis secara epik oleh Peter Lendesmen. Film ini digadang-gadang sebagai film jurnalis terbaik yang disutradarai oleh Micheal Cuesta dan Jeremy Renner dkk.

Film bergenre action ini berlatar tahun 90an menceritakan tentang adanya keterlibatan CIA dalam upaya menyelundupkan narkoba berjenis kokain ke Amerika Serikat yang diangkat dari kisah nyata Gerry Web sang jurnalis. Saat sedang bertugas Gerry Web ternyata menemukan sebuah petunjuk keterlibatan CIA pada kasus penyelundupan tersebut. sayangnya Gerry Web dibunuh setelah tulisannya tersebar luas. Kemudian kisahnya diselidiki untuk mengungkap kesalah-kesalahan yang terjadi.

3. The Insider
Film jurnalisme yang satu ini diambil dari kisah nyata dari segmen 60 Minute tentang Jefferey Wigand yang disutradarai oleh Micheal Mann dan diproduseri Pieter Jan Brugge. Kisah asli dari film ini sempat ditayangkan pada 1995 dan kemudian ditayangkan lagi secara full pada 1996.

The Insider berkisah tentang seorang bernama Bargman, wartawan dan tim redaksi stasiun TV CBS yang berusaha mengungkapkan sisi buruk industri rokok yang menambahkan zat adiktif pada produknya. Yang paling bersemangat untuk mengungkap kasus ini ke publik adalah Bargman. Dengan bantuan mantan karyawan perusahaan tersebut ia berusaha mengungkap kasus tersebut meskipun banyak sekali tantangan yang mereka temui, disinilah keseruan dimulai.

Film-film diatas bisa anda download secara gratis melalui link alternatif sbobet yang bisa anda akses dengan sangat mudah di internet.

Kisah Tragis Jurnalis di Film Truth (2015)
Blog Download Film Media Review Film

Kisah Tragis Jurnalis di Film Truth (2015)

Kisah Tragis Jurnalis di Film Truth (2015) – Kebanyakan jurnalis yang masuk ke dalam cerita adalah jurnalis yang berusaha menantang hal besar untuk mengungkapkan kebenaran. Beberapa diantara mereka memang berjuang untuk melawan sesuatu yang besar. sebagian lain terjerumus ke dalam kegelapan karena mengungkapkan sesuatu yang tidak seharusnya dipermasalahkan. Truth (2015) merupakan salah satu film yang menceritakan bagaimana jurnalis bertarung melawan kekuasaan tertinggi di era mereka dan dipaksa menelan pil pahit karena serangan balik dari bahan pemberitaan mereka.

Pada tahun 2004 CBS mengeluarkan laporan selama 60 menit yang membahas mengenai aktivitas militer Presiden George W. Bush. Pada saat itu pemberitaan dilakukan oleh Dan Rather dan acara CBS pada masa itu diproduseri oleh Mary Mapes. Pemberitaan ini dibuat berdasarkan dokumen yang disebut dengan Killian Documents yang berisikan bukti penlolakan Bush untuk ikut didaftarkan pada perang Vietnam padahal orang tuannya memiliki pengaruh politik yang cukup untuk membuat bush bisa dikirim ke Vietnam pada posisi yang cukup baik. Pemberitaan ini kemudian menuai kritikan dan tekanan dari berbagai pihak yang mengakibatkan hal terburuk pada karier Dan Rather dan Mary Mapes.

Kisah ini diangkat dari buku yang ditulis sendiri oleh Mary Mapes. Dalam pembuatannya sutradara bekerjasama dengan Mary Mapes untuk memunculkan kesan sebenarnya dari skandal CBS yang dikenal dengan sebutan Rathergate ini. Pemberitaan memang diluncurkan pada saat yang tepat yaitu pada saat pemilihan presiden baru Amerika akan dilangsungkan dalam beberapa waktu mendatang. Tentu saja hal ini sangat melukai elektabilitas Bush dan akibatnya Bush beserta kroninya melukai kedua awak berita ini secara karier dan reputasi.

Film ini menceritakan mengenai ketidakadilan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap jurnalis dan bagaimana mereka membalas ketika aib mereka dibuka. Dari sisi lain dapat juga dilihat bagaimana usaha pemberitaan sebenarnya memiliki proses yang cukup rumit terutama ketika berhadapan dengan situasi buruk akibat melawan pemerintahan. Tidak heran jika pemberitaan pada masa kini selalu berjalan beriringan dengan pemerintah karena belajar dari berbagai skandal yang telah terjadi pada berbagai stasiun berita lain sebelumnya.

Sudut pandang dari pengamatan cerita ini tentu saja beragam, walaupun demikian tidak terdapat keseruan investigasi di dalam film ini. Cerita berpusat pada kantor berita dan ruang pemberitaan sehingga penggemar film yang melibatkan kriminal dan investigasi mungkin akan melihat film ini tampak seperti film drama. Tapi dibandingkan film yang melibatkan investigasi Truth (2015) memiliki kesan yang lebih nyata karena begitu banyak hal yang tidak terduga terjadi baik dalam reaksi pemerintah dan hal-hal yang menimpa kedua awak berita yang terlibat di dalam skandal Rathergate ini. Karena beranjak dari kisah nyata tentu saja ada banyak cerita lain yang bisa digali setelah menonton film ini.

Review Film The Insider (1999)
Blog Film Media Review Film

Review Film The Insider (1999)

Review Film The Insider (1999) – Film menceritakan tentang Jeffrey Wigand seorang personil di dalam lab kimia yang baru saja kehilangan pekerjaannya di pabrik rokok. Cerita ini sebenarnya menjadi dimulai dan besar akibat bundelan yang dikirimkan ke rumah Lowell Bergman seorang produser yang memiliki banyak koneksi dengan jaringan pemberitaan di Amerika. Bundelan ini berisi sesuatu yang berhubungan dengan perusahaan tembakau Phillip Morris. Bergman menginginkan nama seseorang yang dapat menerjemahkan arti dari paket yang dikirimkan padanya dan dia memintanya pada seorang teman di FDA. Nama Wigand diajukan sebagai sumber yang baik untuk Bergman.

Pada awalnya Wigand menolak untuk mengungkapkan apapun tentang dokumen tersebut dan tidak mau berbicara lebih banyak. Dia juga menjelaskan bahwa di telah menandatangani dokumen kerahasiaan sebelum meninggalkan perusahaan tembakau tersebut, tapi Bergman dengan gigih mencari cara agar dia mendapatkan informasi yang menarik untuk dikejar. Sikap Wigand mendatangkan kecurigaan pada diri Bergman sehingga dia terus berusaha untuk mencari berita tentang pabrik tembakau ini.

Pada film ini akan dilihat bagaimana hubungan antara Bergman dan Wigand membaik dan memburuk sepanjang proses berlangsungnya pengungkapan berita mengenai rekayasa yang dilakukan oleh pabrik tembakau pada rokok yang mereka produksi. Dikatakan 9 bos tembakau besar mengetahui kecurangan ini dan bersama-sama melakukannya. Rangkaian peristiwa yang terjadi dalam proses film ini membuat menonton film ini semakin menarik terutama pada bagian yang menunjukkan bahwa mengungkapkan kenyataan tidak akan memberikan efek baik pada orang yang bersikap jujur dan bahwa sebuah perusahaan besar akan memiliki kemampuan untuk menghancurkan hidup orang yang bertentangan dengan mereka.

Film hebat ini dibintangi oleh Al Pacino sebagai Lowell Bergman, didampingi oleh Russel Crowe sebagai Jeffrey Wigand. Dua aktor terkenal ini memainkan peran mereka dengan serius dan sangat menarik dalam film ini sehingga akan sangat menarik untuk melihatnya. Film ini memiliki akhir yang serupa dengan berbagai film lain yang diangkat dari kisah nyata dan mungkin akan kurang memuaskan. Walaupun demikian melihat kedua aktor hebat ini beradu akting akan memberikan kesenangan tersendiri. Film ini juga akan memperlihatkan bagaimana susahnya mengungkapkan sesuatu yang penting pada masyarakat ketika hal tersebut berhubungan dengan perusahaan situs judi bola resmi dan uang.

Review Film The Insider (1999)

Film ini ditayangkan pada tahun 1999 dan merupakan bagian dari kampanye kesadaran orang terhadap bahaya merokok. Film ini juga telah dijadikan salah satu dasar dari gencarnya propaganda anti rokok di seluruh dunia terutama di Amerika. Skandal Philip Morris ini telah membuat perusahaan harus membayar banyak uang untuk pengobatan orang yang sakit karena rokok. Selain itu film ini juga telah menjadi salah satu judul yang membuat nama Russel Crowe menjadi semakin harum karena penghargaan yang diterimanya.

Film Hollywood Tentang Kisah Jurnalisme yang Ringan untuk Ditonton
Blog Film Media

Film Hollywood Tentang Kisah Jurnalisme yang Ringan untuk Ditonton

Film Hollywood Tentang Kisah Jurnalisme yang Ringan untuk Ditonton – Anda mungkin bosan dengan film Hollywood bertemakan Jurnalisme yang dihiasi peliknya urusan dunia politik dan konflik-konflik negera atau para petingginya. Berikut ini kami rangkum beberapa film Hollywood yang mengisahkan tentang para jurnalis dibalut konflik ringan dan sentuhan komedi, drama dan romansa.

1. Up Close and Personal
Film ini mengisahkan tentang sorang sutradara berita dan muridnya yang diperankan oleh Robert Redfort dengan Michelle Pfeiffer. Pada awalnya cerita dalam film ini diadaptasi dari biografi seorang pembawa berita terkenal di Amerika Serikat, namun untuk keperluan komersial hasil akhirnya diubah yang ternyata membawa film ini mendulang kesuksesannya hingga saat ini.

Film garapan Jon Avent mengisahkan tentang dunia kerja pemberitaan televisi masa itu yang dibumbui dengan kisah romansa antara Robert Redfort dengan Michelle Pfeiffer. Robert Redfort atau Warrem Justice berperan sebagai sutradara acara Channel 9 yang akhirnya jatuh cinta dengan muridnya Michelle Pfeiffer sebagai Tally Atwater. Bukan hanya filmnya saja yang mendulang kesuksesan soundtracknya pun menjadi lagu yang sangat populer. Siapa yang tidak tahu dengan lagu “Because You Loved Me” Ciline Dion.

2. Anchorman : The Legen of Ron Burgundy
Anchorman : The Legen of Ron Burgundy menjadi film salah satu film komedi yang menempati peringkat 113 sebagai film terbaik dari 500 film versi majalah Empire. Film komedi yang mengangkat konflik para pembawa berita di era 70an garapan produser Jud Aptaw dan sutradara Adam McKay ini menampilkan lelucon-lelucon yang mengocok perut dan didukung oleh penampilan para aktor prianya dengan kumis tebal dan fesyen mereka yang bergaya tahun 70an. Film ini masih seru untuk ditonton walaupun terbilang sudah tua. Tidak heran mengapa film ini berada diperingkat tersebut.

Film yang dirilis pada tahun 2004 mengisahkan tentang Ron Burgundy seorang anchorman terkemuka di stasiun TV San Diego. Bersama tiga rekan lainya mereka dijuluki “Channel 4 New Team”. Ron menjalani profesinya sebagai jurnalis distasiun TV sekaligus berprofesi sebagai pemain judi profesional dan handal di dengan bahagia, hingga suatu ketika masuklah seorang wanita new anchor baru. Semenjak itu Ron yang senang dan drama persaingan pun terjadi sampai Ron dan 3 rekannya jatuh cinta dengan wanita tersebut.

3. Shattered Glass
Film yang satu ini bercerita tentang Stepen Glass (Hyden Christensen) seorang jurnalis terkemuka dari majalah New Republik yang menjadi bacaan resmi penumpang di pesawat Air Force One. Tidak disangka-sangka berita-berita besar yang melambungkan namanya itu setengahnya hanya sebuah karangan semata bukan berdasarkan fakta seperti layaknya berita pada umumnya.

Film yang disutradarai Billy Ray dan di produseri oleh Craig Baumgarten dan kawan-kawan ini dirilis pada tahun 2003. Cerita film ini diangkat dari kisah nyata seorang jurnalis bernama Stepen Glass.

Film Hollywood yang Mengisahkan Pahit Getir Menjadi Seorang Jurnalis
Blog Film Media Review Film

Film Hollywood yang Mengisahkan Pahit Getir Menjadi Seorang Jurnalis

Film Hollywood yang Mengisahkan Pahit Getir Menjadi Seorang Jurnalis – Pekerjaan seorang jurnalis yang mencari, membuat dan menyampaikan berita tidak semudah kelihatannya. Diperlukan kecakapan, loyalitas dan pengorbanan dalam menjalaninya. Berikut ini film-film Hollywood yang mengisahkan perjuangan melewati pahit getir menjadi seorang jurnalis. Bagi anda yang tertarik masuk kedunia jurnalistik dapat melihat bagaimana sesunggunya kehidupan seorang jurnalis dari film-film berikut ini sebelum anda terlanjur terjun dan menyesal.

1. Wiskey Tango Foxtrot
Film ini diangkat berdasarkan kisahnya yang dialami oleh Barker Kim. Dikisahkan seorang jurnalis untuk meliput berita perang di Afganistan dalam jangka waktu yang lama dari permulaan perang sampai berakhirnya perang tersebut sampai ia merasa bosan. Sebagai film yang berkisah tentang dunia jurnalsime film ini menampilkan sudut pandang, strategi dan trik seorang jurnalis dalam perjuangannya mendapatkan berita sehingga akhirnya di tampilkan di TV.

2. Bang-Bang Club
Bang-Bang Club mengisahkan empat potograper jurnalis Greg Marinovinch, Jaoa Silva, Cevin Carter dan Ken Oesterbroek yang berani masuk ke dalam perang pertempuran ras dan kekerasan terkait pemilu bebas pertama setelah apartheid di Afrika Selatan. Mereka bertekad kuat untuk meyampaikan cerita melalui hasil foto yang mereka dapat. Bidikan kamerea mereka solah berlomba dengan bidikan pistol orang-orang yang berperang, semangat mereka tak pernah luntur meski harus bejuang bertahan hidup ditengah peperangan tersebut. Karya salah satu dari mereka yang sangat menyentuh adalah foto gadis Sudan yang tengah kelaparan dihampiri burung pemakan bangkai disebelahnya.

Film yang bergenre aksi ini dirilis pada tahun 2011 dan ceritanya diangkat dari kisah nyata yang bersumber dari buku yang berjudul “Marinovich and Silva”. Buku ini ditulis oleh Greg Marinovinch dan Jaoa Silva. Selain berkisah tentang ketegangan di medan perang film ini juga dibumbui dengan kisa asmara para tokohnya.

Film Hollywood yang Mengisahkan Pahit Getir Menjadi Seorang Jurnalis

3. 5 Day of War
Film ini mengisahkan tentang seorang jurnalis Thomas Anders diperankan oleh Rupert Friend yang ditugaskan untuk meliput perang Iraq. Ia merasa terguncang setelah menyaksikan kematian rekannya akibat perang tersebut. Setahun setelah itu ia kembali ditugaskan untuk meliput perang antara Georgia dan Rusia. Thomas berhasil merekam kekejaman yang dilakukan Rusia. Pihak Rusia berusaha membungkamnya begitu pun juga dengan orang-orang diseluruh dunia yang menutup mata akan hal tersebut. Karena keadaannya pada saat itu berita mengenai Olimpiade 2008 yang lebih menyedot perhatian dunia.

5 Day of War dibintangi oleh Rupert Freiend, Richard Coyle dan Heater Graham dan diutrdarai oleh Renny Harlin serta diproduksi oleh Sudio Anchor Bay Entertimen. Jalan cerita pada film ini ditulis oleh Mikko Alanne dan David Batle. Film yang dirilis pada tahun 2011 ini menjadi film legendaris yang sering diputar distasiun TV karena sajian cerita peperangan yang luar biasa.

3 Film Hollywood Terbaik Yang Mengisahkan Dunia Jurnalisme Berbalut Nuansa Komedi
Blog Film Review Film

3 Film Hollywood Terbaik Yang Mengisahkan Dunia Jurnalisme Berbalut Nuansa Komedi

3 Film Hollywood Terbaik Yang Mengisahkan Dunia Jurnalisme Berbalut Nuansa Komedi – Film terbaik Hollywood tidak melulu berkisah tentang super hero, petualangan luar angkasa dan robot-robot yang menguasai bumi saja. Berikut ini merupakan jajaran film Hollywood terbaik yang mengisahkan tentang dunia jurnalisme berbalut nuansa komedi yang patut kamu tonton.

1. Anchorman: The Legend of Ron Burgundy
Film ini dirilis pada tahun 2004, sutradarai Adam McKay, diproduseri oleh Judd Apatow dan naskahnya ditulis oleh Adam McKay dan Will Farrel. Menampilkan Will Ferrel dan Cristina Applegate sebagai pemeran utamanya. Saking populernya majalah Empire menobatkan film komedi ini menjadi film terbaik sepanjang sejarah pada urutan ke 113 dari 500 film.

Cerita yang ditawarkan dari film ini adalah kocaknya persaingan para jurnalisme pembawa berita di stasiun TV San Diego utama pada tahun 1970an. Ron Burgendi dan 3 teman pembawa beritanya tidak senang dengan kehadiran seorang wanita pembawa berita baru yang akhirnya membuat mereka jatuh cinta dengan wanita tersebut. Kelucuan mereka didukung dengan lelucon dan tampilan pemainnya yang juga mengundang tawa yaitu dengan kumis yang tebal dan tren fesyen pada masa itu.

2. Almost Famous
Almost Famous di tulis, disutradarai dan diproduseri oleh Cameron Crow dan dibantu oleh Ian Bryce sebagai produser. Film ini dibintangi oleh Kate Hadson, Jason Lee, Anna Paquin dan masih banyak lagi artis-artis ternama lainnya. Film bergenre drama-komedi yang satu ini pertama kali tayang pada tahun 2000.

Cerita pada film ini didasari oleh pengalaman pribadi penulisnya yaitu Cameron Crow yang bercerita tentang seorang jurnalis berusia 15 tahun William Miller yang bercita-cita menjadi jurnalis rocker yang kemudian harus mengikuti salah satu band terkemuka tur sambil menulis berita tentang band tersebut. Di perjalanan karirnya ia banyak belajar untuk lebih dewasa, mengetahui semua hal tentang dunia musik yang juga menjadi kegemarannya dan bertemu wanita pujaan hatinya serta dia selalu meluangkan waktunya di sela-sela kegiatannya untuk dapat bermain permainan judi online yang dia sukai di agen bola terpercaya Indonesia.

3. Philomena
2013 menjadi tahun dirilisnya film yang disutradarai oleh Stephen Frears dan diproduseri oleh Stave Coogan. Naskah film ini berasal dari buku “The Lost Child of Philomena Lee” karya Martin Sixsmith yang ditulis oleh Jeff Pope. Bintang utama dalam film ini yaitu Judi Dench dan Steve Coogan. Penayangan perdana Philomena tanggal 31 Agustus 2013 di Inggris kemudian 22 November 2013 di Amerika Serikat.

Film ini bercerita tentang seorang laki-laki bernama Philomena Lee yang melakukan pencarian anaknya yang telah 50 tahun menghilang dibawa kabur biarawati. Kemudian ia bertemu Martin Sixsmit seorang jurnalis yang jenuh dengan urusan politik kemudian membantunya. Mereka berdua pergi ke Amerika untuk mencari anak Philomena Lee. Selama perjalanan banyak kisah-kisah tak terduga yang terungkap dalam pencarian anak Philomena Lee.

Film Hollywood Tentang Dunia Jurnalisme yang Diangkat Dari Kisah Nyata
Blog Film Media Review Film

Film Hollywood Tentang Dunia Jurnalisme yang Diangkat Dari Kisah Nyata

Film Hollywood Tentang Dunia Jurnalisme yang Diangkat Dari Kisah Nyata – Berikut ini adalah film Hollywood tentang dunia jurnalisme yang diangkat dari kisah nyata perjuangan para jurnalis menghadapi tantangan didunia pemberintaan.

1. The Insider
Film yang dirilis pada tahun 1999 ini diangkat dari kisah nyata yang diadaptasi dari buku Mirie Braner yang berjudul “ The Man Who New Too Much”. Buku tersebut mengisahkan Jeffrey Wigand, seorang mantan karyawan perusahaan tembakau yang membongkar aib perusahaan tempat ia dulu bekerja di acara 60 Minute yang diproduseri Lowell Bergman.

Didalam film yang digarap oleh Micheal Mann ini karakter utamanya adalah Jeffrey Wigand dan nama perusahaan tembakaunya nyata, namun kisahnya didramatisir dengan tambahan-tambahan elemen yang bersifat fiktif. Atas epiknya jalan cerita, pengambilan gambar dan kepiawaian para aktornya memainkan peran. Film ini mendapatkan 7 nominasi oscar sekaligus.

2. Kill Massenger
Kill Massenger didasari oleh kisah nyata seorang jurnalis bernama Gerry Webb yang melakukan infestigasi dari surat kabar lokal bernama San Jose Mercury News tahun 1996. Gerry Web menulis artikel bersambung berjudul “Dark Alliance” menggemparkan dari hasil infestasinya itu.

Isi dari artikel tersebut berisi berita tentang keterlibatan Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat CIA yang terlibat dalam penyelundupan barkotika jenis kokain ke Amerika Serikat. Uang hasil penyelundupan tersebut kemudian digunakan oleh CIA untuk memodali perang rahasia melawan rezim sayap kiri Sandinist di Nikaragua. Berita tulisan Webb tersebut pun menyedot perhatian pembaca, namun taklama kemudian ia harus mengundurkan diri dari San Jose Mercury News dan diakhir cerita ia ditemukan mati bunuh diri dengan dua tembakan dikepalanya.

Jurnalis Gerry Webb diperankan oleh Jerremy Renner dan disutradarai oleh Micheal Cuesta. Film ini dirilis pada Oktober 2014 dengan taglinenya yang terkenal yaitu “Can you keep a national secret”. Kisah tentang loyalitas seorang jurnalis dalam menyampaikan sebuah kebenaran berita yang ditawarkan oleh film ini berhasil menarik perhatian para penontonya.

3. The Post
Film dokumenter ini menceritakan peristiwa nyata upaya pengungkapan yang menggemparkan warga Amerika. Upaya pengungkapan itu diilakukan oleh jurnalis dari koran New York Time yang memberita apa yang terjadi sebenarnya bahwa presiden Amerika Serikat berbohong tentang campur tangan negaranya pada perang Vietnam. Pemberitaan tersebut membuat gempar dan Presiden menuntut koran New York Time serta memaksa menutup semua surat kabar yang menyebarkan berita tanpa bukti. Namun setelah wartawan tersebut menemukan sebuah dokumen bukti mereka malah dihantui sebuah dilema.

The Post adalah film yang mengisahkan perjuangan seorang jurnalisme dalam mengungkap sautu kebenaran berita yang dirilis pada tahun 2014. Film ini disutradarai oleh Steven Spielberg dan diproduseri oleh Amy Pascal dkk. Cerita film yang dilatar belakangi kisah nyata tersebut ditlis oleh Liz Hannah dan Josh Singer.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Share via
Copy link
Powered by Social Snap